Gatot pun memberi contoh sederhana bila aparatur negara bertindak cawe-cawe dengan meminta identitas warga, agar ditolak.
“Contohnya Babinsa pakai baju Babinsa, bajunya saja Babinsa, kalau dia cawe-cawe berarti dia pengkhianat bangsa. Kapolsek seterusnya sampai ke atas. TNI seterusnya sampai ke atas. Kalau ikut cawe-cawe, memaksa, ada orang minta kartu keluarga, KTP, jangan dikasih. Jangan takut,” jelas Gatot. Gatot pun berharap warga berani menolak praktik intervensi yang ada.(*)






