Sebab, ujar Oso, Kalbar sempat diisukan sebagai daerah yang bakal konflik saat pilkada. Namun, Oso yakin bahwa tidak akan terjadi konflik di Kalbar karena pilkada. “Ini saya yakin, insyaallah tidak ada,” ujarnya.
Menurut Oso, kalaupun ada tanda akan konflik, tentu sudah bisa diketahui lebih dahulu oleh aparat. Dia yakin, aparat sudah lebih dulu mengetahui apa yang akan terjadi.
“Maka itu serahkan ke keamanan. Jangan sekali-kali masyarakat sok untuk menjadi aparat keamanan. Karena aparat sudah ada, mereka yang harus menjamin keamanan,” katanya.
Oso menambahkan, suksesnya pelaksanaan pilkada merupakan salah satu wujud kemakmuran daerah. Sebab, kemakmuran itu adanya di daerah.
“Maka bila pengin lihat Indonesia makmur maka lihat dulu daerah, betulkah sudah makmur dan barulah ada Indonesia yang makmur,” papar Oso. Dia menambahkan penyelenggaraan pilkada berkualitas dan lancar tanpa gangguan menjadi modal utama mendorong iklim demokrasi lebih baik di daerah ini.
Lebih lanjut, pria kelahiran Sukadana, Kayong Utara, itu mengapresiasi jajaran KPU yang sejauh ini tidak mengalami kendala mewujudkan hajatan demokrasi.



