PENDIDIKAN

Strategi SMAN 1 Cidahu Loloskan 42 Siswa SNBP 2025, Persiapan Matang Adalah Kunci!

×

Strategi SMAN 1 Cidahu Loloskan 42 Siswa SNBP 2025, Persiapan Matang Adalah Kunci!

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 42 siswa SMAN 1 Cidahu, Kabupaten Sukabumi, berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia.
Sebanyak 42 siswa SMAN 1 Cidahu, Kabupaten Sukabumi, berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia.

SUKABUMI–Sebanyak 42 siswa SMAN 1 Cidahu, Kabupaten Sukabumi, berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 38 siswa. Kepala SMAN 1 Cidahu, Isda Sugara, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari persiapan matang dan strategi pembelajaran yang sistematis.

“Persiapan kami dimulai sejak awal dengan memperkuat portofolio siswa, mengoptimalkan prestasi akademik, serta memberikan pendampingan dan pembimbingan secara menyeluruh. Selain itu, kesiapan mental dan kolaborasi antara siswa, guru, dan orang tua juga menjadi kunci utama,” ujar Isda Sugara.

Bank bjb Tandamata

SMAN 1 Cidahu menerapkan Kurikulum Merdeka yang fokus pada minat dan bakat siswa sejak kelas 10. Strategi pembelajaran yang diterapkan mencakup pendampingan prestasi dengan pemantauan nilai rapor secara berkala. Hal ini dilakukan karena nilai rapor menjadi elemen penting dalam SNBP.

“Sejak kelas 10 hingga kelas 12, kami selalu memantau nilai mata pelajaran utama seperti Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan mata pelajaran lain yang relevan dengan jurusan PTN yang dipilih siswa. Kami memastikan nilai mereka terus meningkat dan tidak mengalami penurunan di tahun terakhir,” tambahnya.

Selain strategi akademik, SMAN 1 Cidahu juga menerapkan berbagai inovasi untuk memotivasi siswa. Kegiatan seperti seminar, bimbingan karir, serta pendekatan religius dilakukan secara rutin untuk menjaga semangat siswa. Selain itu, komunikasi intens dengan wali siswa juga menjadi faktor pendukung keberhasilan mereka.

“Kami memberikan bimbingan karir yang terpadu di bawah pengawasan guru Bimbingan Konseling. Dengan demikian, siswa mendapatkan arahan yang jelas mengenai pilihan jurusan dan kampus yang sesuai dengan potensi mereka,” jelas Isda.