Tak hanya itu, mahasiswa baru Universitas Nusa Mandiri (UNM) juga mendeklarasikan gerakan anti radikalisme, dan bertekad untuk menjadi generasi mandiri yang memiliki jiwa nasionalisme dalam menjunjung demokrasi dan keadilan yang tinggi dalam hal keagamaan dan etika akademik.
“Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) juga menentang segala kekerasan dan perundungan di lingkungan kampus. Serta mendukung pemerintah dalam memerangi aksi penyebaran hoaks dan menolak segala bantuk isu SARA yang dapat mengadu domba sehingga memecah NKRI,” imbuhnya.
Arif berharap, dengan adanya deklarasi ini menjadi bukti bahwa kampus Universitas Nusa Mandiri (UNM) merupakan kampus yang sehat dan positif dalam mencetak generasi muda yang berprestasi baik di kalangan akademik maupun non akademik. (*/wdy)






