PENDIDIKAN

Ketika Paskibra SMPN 15 Kota Sukabumi Kembali Berprestasi

Tanamkan Disiplin, Dukungan Kepsek Jadi Keuntungan

Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) SMP Negeri (SMPN) 15 kembali menorehkan prestasi membanggakan, bagi sekolah dan Kota Sukabumi. Tampil di ajang LKBB The Fluter Games 2019 di SMAN 2 Cianjur, Sabtu (9/11) lalu, tim Paskibra Satria Jaya Sakti (Sajati) SMPN 15 Kota Sukabumi berhasil menjadi juara umum dengan memborong tujuh piala sekaligus.

WIDI FITRIA, Sukabumi

Ajang ini diikuti lebih dari 100 tim paskibra se-Jawa. Ada 50 paskibra dari tingkat SMP dan 60 untuk tingkat SMA. Tim Paskibra Sajati SMPN 15 Kota Sukabumi dengan 15 personel plus satu danton tersebut tampil kompak, gerakan baris -berbaris cukup bervariatif sehingga berhasil memukau para juri.

Maka tidak heran jika SMPN 15 dinobatkan menjadi juara umum dengan tujuh penghargaan seperti juara I madya, juara II danton terbaik atas nama Sofia Marwah (VII), juara I best administrasi, juara pelatih terbaik atas nama Adam Mandela, juara I PBB murni terbaik, juara umum PBB murni dan juara umum The Fluter Games 2019.

“Alhamdulilah melalui prestasi ini, kemarin kita memboyong empat trofi sekaligus yaitu trofi bergilir dari Kapolda Jawa Barat (Jabar), SMAN 2 Cianjur, Danyonif Raider 300/BJWdan Gubernur Jabar.

Insya Allah tahun depan prestasi ini akan terus kita pertahankan hingga menjadi trofi tetap,” ujar Kepala SMPN 15 Kota Sukabumi Jaja Jahidin saat dijumpai Radar Sukabumi di ruang kerjanya di SMPN 15 Kota Sukabumi Jalan Ciaul Pasir, Subangjaya, Kecamatan Cikole, Senin (11/11).

Ia sangat bangga dengan prestasi yang telah ditorehkan oleh murid-muridnya tersebut. Apalagi ia melihat sebelum tampil di kompetisi tersebut, Paskibra SMPN 15 telah berlatih cukup keras selama beberapa bulan terakhir dan punya semangat kuat.

“Terimakasih terutama untuk pembina dan pelatih Paskibra SMPN 15,” tuturnya.

Menurutnya, mereka selalu menanamkan konsep disiplin yang tinggi dan mental yang kuat kepada anak didiknya. Sehingga memacu para personel paskibra untuk selalu lebih baik. Adapun prestasi yang membanggakan tersebut tidak luput dari semangat anak-anak dan peran orang-orang dekat termasuk orang tua yang mendukung.

Jaja punya cita-cita, ingin menggelar event besar lomba serupa di sekolah.

“Target untuk bisa membuat event besar dengan mengundang sekolah dari berbagai wilayah itu ada ya, tetapi itu perlu persiapan yang sangat matang terutama sarana dan prasarana serta SDM-nya,” imbuhnya.

Oleh karena itu, saat ini pihakya sedang mempersiapkan SDM terutama siswa dilatih bagaimana cara berorganisasi. Sebab dia yakin ketika SDM siap dan sarana prarasana siap, maka target untuk menggelar event besar itu bisa terlaksana.

Sementara itu, Pembina Paskibra Sajati SMPN 15, Mia Siti Mariyam mengaku sangat beryukur lantaran didukung penuh kepala sekolah (Kepsek), bahkan dukungan tersebut tidak hanya sebatas moril tetapi juga materil.

“Alhamdulilah sangat beruntung bisa mendapat kepsek seperti beliau, karena jujur kemarin itu untuk persiapan lomba kita masih banyak kekurangan terutama untuk dana, tetapi kepala sekolah memberikan dukungan penuh sehingga kami bisa berangkat dan ternyata hasil perjuangan kami membuahkan hasil,” tuturnya.

Dikatakan Mia, prestasi Paskibra Sajati SMPN 15 Kota Sukabumi bukan kali ini saja diraih. Beberapa bulan sebelumnya, Paskibra Sajati juga berhasil meraih prestasi di tingkat kota, dan menjadikannya sudah dua kali berturut-turut mewakili Kota Sukabumi mengikuti LKBB ke tingkat nasional.

Senada dikatakan Adam Mandela. Dirinya selalu menanamkan konsep disiplin serta latihan rutin serta konsisten.

“Intinya untuk latihan enggak usah lama-lama tetapi rutin, dan yang paling penting itu melatih mental mereka,” ucapnya.

Selain itu, peran doa dan usaha juga menjadi pemicu anak-anak didiknya untuk bisa meraih juara. Dalam perlombaan tersebut Adam juga mendapat penghargaan sebagai pelatih terbaik, tentunya prestasi tersebut menjadi penambah semangat untuk memacu anak-anak didiknya meraih juara.

“Sangat senang ya, dari sekian kali ikut loma kembali saya dipilih menjadi pelatih terbaik,” pungkas pria yang sudah mendapat penghargaan pelatih terbaik sebanyak 22 kali itu. (*)

Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button