SUKABUMI – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pecinta Alam Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Widyapuri Mandiri (WM) Sukabumi sukses merampungkan bakti sosial (baksos) pada, Sabtu (5/10).
Ada dua titik dalam baksos kali ini yaitu warga sekitaran Kampung Puncakdago Desa Bantaragung Kecamatan Jampangtengah, dengan memberikan sembako. Satunya lagi di SDN Puncakdago dengan memberikan alat tulis.
Ketua Pelaksana Baksos ke-XV KB UKM Pasti Stisip WM Sukabumi, Nursirli mengatakan, dipilihnya kawasan tersebut berdasarkan beberapa pertimbangan. Dari segi kelaikan bangunan yang kurang layak untuk dijadikan tempat pembelajaran.
Menurutnya, meski ilmu bisa didapat di mana saja tetapi di era sekarang ini bangunan sekolah sangat berpengaruh bagi pelajar dalam membantu keberlangsungan kegiatan belajar mengajar (KBM). Adapun sebagian siswa SDN Puncakdago terlihat kurang berkecukupan.
“Baksos ini merupakan tahun ke-15 yang sudah digelar UKM Pasti Stisip Widyapuri Mandiri Sukabumi, untuk tahun ini tema yang kita usung adalah suatu langkah kecil dengan kepedulian yang besar,” tutur Nursirli kepada Radar Sukabumi, Senin (7/10).
Tema tersebut lanjut Nursirli, menunjukkan rasa kepedulian yang besar kepada semua pihak salah satunya masyarakat. “Meskipun dengan langkah yang kecil, namun dari hal itu memiliki makna besar dalam bentuk kepedulian kami terhadap sesama,” ujarnya.
Untuk siswa SDN Puncakdago, panitia memberi bantuan berupa alat tulis. Sedangkan bagi masyarakat sekitar diberikan sembako.
“Semoga dapat bermanfaat, dan terus berjalan secara rutin di setiap tahunnya. Semoga baksos ini dapat menjadikan kita untuk tetap bersyukur dengan apa yang kita miliki sekarang, karena orang lain belum tentu bisa berada di posisi kita,” pungkasnya. (wdy)





