PENDIDIKAN

Wisuda ke-22 STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi Cetak Lulusan Siap Hadapi Era Digital

×

Wisuda ke-22 STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi Cetak Lulusan Siap Hadapi Era Digital

Sebarkan artikel ini
Wisuda Ke-22 STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi

SUKABUMI – Sebanyak 197 mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Widyapuri Mandiri Sukabumi resmi diwisuda dalam acara Wisuda Sarjana ke-22 yang berlangsung di Grand Sulanjana Sukabumi, Sabtu (16/11/2024). Wisuda kali ini menjadi momen istimewa sekaligus pengingat akan pentingnya kesiapan lulusan menghadapi tantangan era digital.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Sukabumi, Ade Suryaman, menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. Beliau menegaskan bahwa mereka adalah harapan bangsa yang harus terus meningkatkan kualifikasi dan kompetensi di tengah persaingan global.

Bank bjb Tandamata

“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan. Kita harus terus belajar dan menambah pengetahuan agar kapabilitas serta kualitas SDM yang unggul benar-benar terbentuk. Era digitalisasi adalah konsekuensi yang tidak bisa dihindari,” ujar Sekda.

Lebih lanjut, Sekda juga mengingatkan agar para lulusan selalu menghormati doa orang tua serta menjaga perilaku yang mencerminkan integritas.

Ketua STISIP Widyapuri Mandiri, Kantirina Rachaju, menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari kehidupan yang menantang. Ia optimistis bahwa lulusan STISIP mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lainnya.

“Kami memastikan lulusan STISIP tidak hanya siap bersaing, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dalam waktu dekat, kami akan mengintegrasikan kemampuan bahasa Inggris dan public speaking sebagai bagian dari kurikulum inti, bukan lagi hanya pelengkap,” jelasnya.

Kantirina juga menyebut bahwa pihaknya terus meng-upgrade sistem pendidikan agar relevan dengan kebutuhan zaman, sehingga para lulusan siap menjawab tantangan dunia kerja.

Dalam kesempatan tersebut, penghargaan diberikan kepada tiga lulusan terbaik dengan nilai IPK tertinggi. Mereka adalah, Rida Bareta (Ilmu Administrasi Publik) dengan IPK 3,87, Fitri (Ilmu Pemerintahan) dengan IPK 3,80 dan Siti Khorunnisa (Ilmu Komunikasi) dengan IPK 3,71.

Kantirina berharap prestasi yang diraih oleh para lulusan terbaik ini dapat menjadi motivasi bagi lulusan lainnya untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami yakin, dengan transformasi ilmu yang terus kami tingkatkan, para lulusan STISIP akan mampu menunjukkan kualitas mereka di dunia kerja,” tutup Ketua STISIP.(wdy)