Dengan London Book Fair 2019, Hilmar berharap penulis Indonesia bisa memacu dirinya membuat buku berkualitas.
Ditambahkan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, buku mendapat perhatian serius pemerintah agar Indonesia lebih dikenal di dunia internasional. Selain pembaca buku di lndonesia, banyak juga potensi yang bisa menerjemahkan buku menjadi berbagai sub sektor seperti film, game, komik, digital animasi dan lainnya.
“Harusnya memang kekayaan literasi ini jadi kebanggaan kita semua. Kami ingin buku menjadi hal utama yang diperhatikan. Para penulis harus disejahterakan, permudah mereka untuk menulis dan menerjemahkan bukunya dalam berbagai bahasa,” tandasnya.
London Book Fair 2019 akan dilaksanakan di Olympia, London 12-14 Maret. Indonesia jadi negara Asia Tenggara pertama yang menjadi market focus country.
Panitia pelaksana kegiatan Indonesia Market Focus Country dibentuk oleh Bekraf dan didukung Kemendikbud akan memamerkan 450 judul buku yang terseleksi dari 33 pelaku industri penerbitan.
(esy/jpnn)




