Selain itu, isi maklumat itu menyebutkan bahwa kegiatan akademik dialihkan ke rumah terhitung mulai 16-28 Maret 2020, seluruh kegiatan studi banding untuk sementara ditangguhkan hingga pasca 28 Maret 2020.
Tidak hanya itu, UMMI juga menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan KKN regional, nasional dan internasional pun ditangguhkan pasca 28 Maret 2020, hingga semua kegiatan akademik dan non akademik di lingkungan kampus diistirahatkan.
Wakil Rektor (Warek) 1 UMMI, Yuni Sri Wahyuni juga membenarkan bahwa agenda wisuda gelombang kedua dengan jumlah mahasiswa/calon wisudawan sebanyak 157 orang diundur sampai pasca 28 Maret 2020, dampak dari Covid-19.
“Rektor sendiri cepat merespon namun juga hati-hati dalam membuat keputusan, dengan memperhatikan informasi terkini soal wabah Covid-19. Berkonsultasi dengan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dan juga mengkaji SK Gubernur, sehingga dapat menerbitkan maklumat secara cepat,” kata Yuni.
UMMI sebagai institusi pendidikan tinggi harus merespon instruksi dari PP Muhammadiyah dan Gubernur Jabar.
“Konsekuensinya adalah beralihkan bentuk aktivitas kampus sementara ini menjadi perkuliahan jarak jauh, bekerja di rumah dan menghindari berkumpulnya orang-orang dalam jumlah besar termasuk wisuda,” ungkapnya.
Perempuan ramah ini menambahkan, seluruh aktivitas kampus diistirahatkan dulu. Artinya semua dosen, staf termasuk mahasiswa-mahasisiwi, dan wisuda gelombang kedua diundur sampai pasca 28 Maret.
“Metode pembelajaran menggunakan metode jarak jauh. Menggunakan media daring yang mudah dan murah untuk semua, seperti pemanfaatan Google Classroom, Google Hangout, Microsoft Team, Youtube Channel dan medsos lainnya,”ujarnya.
UMMI juga sudah menerapkan sistem Blended Learning, yang sebelumnya beberapa dosen sudah bisa menggunakannya. Jadi ketika terjadi sesuatu seperti sekarang bisa melakukan adaptasi dengan baik.
“Mudah-mudahan kondisi yang sangat mengkhawatirkan ini dapat segera diatasi dengan baik, dan upaya semua pihak membantu pencegahan penyebaran wabah ini dapat membuat warga Jabar segera terbebas dari situasi ini,” ulasnya.






