Masih Belum Bisa Diharapkan

CIKARANG – Timnas Indonesia U-19 kembali mendapatkan hasil minor di laga uji cobanya. Kemarin (10/10) sore menghadapi Arab Saudi U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Garuda Nusantara menelan kekalahan dengan skor 1-2.

Kekalahan ini membuat Timnas tiga kali berturut-turut gagal menang di laga uji cobanya menuju Piala AFC U-19. Sebelumnya, Rachmat Irianto dkk juga tidak memang di dua laga pada PSSI Anniversary U-19 Tournament. Seri melawan Thailand U-19 dan dipermalukan oleh Tiongkok U-19.

Bacaan Lainnya

Tentu ini jadi alarm bahaya bagi skuad asuhan Indra Sjafri. Piala AFC U-19 yang ditarget tembus 4 besar agar masuk Piala Dunia U-20 di Polandia tahun depan tinggal 8 hari lagi. Tapi masih banyak kelemahan yang ditunjukkan oleh punggawa timnas kemarin sore.

Antisipasi bola atas karena postur tubuh lawan yang lebih tinggi memang berjalan baik. Sayangnya, Indra lupa bahwa Arab Saudi tidak hanya mengandalkan hal tersebut. buktinya, gol pertama dari Abdulmohsen Alqahtani menit ke-23.

Ketika tekanan difokuskan pada kedua sayap untuk antisipasi crossing, Arab Saudi justru memanfaatkan kelengahan sisi tengah. Hasilnya tendangan jarak jauh pun berhasil dilakukan tanpa penjagaan berarti dari pemain timnas.

Juga mengenai emosi dalam pertandingan. gol kedua dari titik putih yang dilakukan oleh Abdulaziz Aldhuwayhi menit ke-61. Berawal dari pelanggaran Asnawi Mangkualam yang tidak perlu kepada pemain Arab Saudi Ibrahim Mahnashi, Arab Saudi berhasil unggul lagi. Padahal, sebelumnya Indonesia berhasil menyamakan skor di menit ke-45 lewat Saddil Ramdani.

Pelatih Timnas Indra Sjafri mengakui dua kelemahan itu. bahkan, ada dua lagi kelemahan dari anak asuhnya dalam pertandingan kemarin. Transisi dari bertahan ke menyerang yang tidak optimal, serta masih kurangnya kemampuan menyelesaikan peluang dengan baik. ’’Ini PR bagi kami. semoga di uji coba terakhir lawan Jordania (13/10) kami bisa lebih baik,’’ harapnya.

Dia juga berharap kesalahan-kesalahan seperti itu juga sudah diselesaikan sebelum terjun di Piala AFC U-19 menghadapi Taiwan U-19 (18/10) di pertandingan pertama. Indra juga ingin pemain andalannya Egy Maulana Vikri juga bisa segera fit lagi agar bisa dimainkan untuk pertandingan uji coba terakhir bagi timnas u-19.

’’Kami harus optimis, jangan ada aura negatif yang menganggap kami tidak mampu di Piala AFC U-19 nanti,’’ tegasnya. Dia berharap masyarakat Indonesia terus memberikan dukungan kepada anak asuhnya. ’’Saya sudah meminta anak-anak tidak main media sosial dulu agar agura negatif seperti itu tidak membebani,’’ lanjutnya.

Sementara itu, Pelatih Arab Saudi Khaled Atawi tetap memuji permainan Indonesia meski tidak bisa menang melawan anak asuhnya. Dia melihat banyak perkembangan yang terjadi di tim asuhan Indra Sjafri tersebut. skill individu dan kecepatan pemainnya meningkat drastis. ’’Semua sisi bagus, Indonesia juga punya pelatih yang bagus jadi saya yakin bisa mengatur tim ini lebih baik di Piala AFC nanti,’’ terangnya.

Bahkan, Khaled tidak ragu memuji dua pemain Indonesia yang diakuinya jadi kunci permainan. Keduanya adalah Saddil Ramdani dan M. Luthfi Kamal. Untuk Saddil, dia melihat kecepatan dan skillnya mampu membuat pertahanannya keteteran untuk melakukan penjagaan. ’’No 6 (Luthfi) sangat konsisten. Meski tertinggal dulu, dia tidak tergesa-gesa, bisa atur serangan,’’ katanya.

 

(rid)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.