“Kalau kita bicara bahasa Indonesia waktu itu kan ada pertentangan antara yang menginginkan bahasa Jawa sebagai bahasa Indonesia dan sebagian lagi bahasa melayu, karena waktu itu posisi Jawa banyak juga, Melayu juga banyak,” jelasnya.
“Wartawan lah yang mengusulkan oke kita pakai bahasa Indonesia, dasarnya dari Melayu tapi dengan beberapa percobaan, maka selesai,” pungkasnya.
BACA JUGA : Hadir di Sidang Tahunan MPR, Jokowi Pakai Baju Adat Baduy
Acara yang dibuka Ketua Umum JMSI Teguh Santosa ini, menghadirkan pembicara lainnya Ketua Dewan Kehormatan PWI, Ilham Bintang.






