TNI Lanjutkan Pembangunan Jembatan di Yigi

FOTO: IST ILUSTRASI: Pasukan TNI kembali bakal disiagakan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

JAKARTA – Sempat jeda saat Natal dan tahun baru, operasi pencarian empat pekerja PT Istaka Karya yang masih hilang dilanjutkan.TNI juga tengah menyiapkan prajurit untuk melanjutkan pembangunan jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

Baik yang bertugas melaksanakan pengamanan maupun pembangunan. Sebab, bisa jadi pekerjaan di lokasi tersebut harus dilanjutkan oleh aparat.Hal itu disampaikan oleh Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Infanteri Muhammad Aidi saat diwawancarai Jawa Pos kemarin (6/1).

Bacaan Lainnya

Dia menyampaikan bahwa jumlah prajurit TNI yang melaksanakan operasi pencarian pekerja PT Istaka Karya tidak dikurangi. ”Justru ada penambahan pasukan. Bukan pengurangan,” ungkap perwira menengah TNI AD yang biasa dipanggil Aidi itu.

Kodam XVII/Cendrawasih memang belum bisa memastikan kapan kelanjutan pembangunan jembatan dilaksanakan. Pasca serangan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) perlu perhitungan lebih matang sebelum proyek itu dimulai kembali.

Namun, Aidi menyebut, kelanjutan poyek tersebut bakal diputuskan dalam waktu dekat. ”Januari ini kami akan masukkan pasukan dalam rangka pembangunan jembatan itu,” terang dia. Menurut Aidi, sejauh ini instansinya belum mendapat informasi apakah PT Istaka Karya akan kembali menempatkan pekerja mereka di lokasi proyek atau tidak.

”Saya belum tahu keputusan dari Jakarta,” jelasnya. Yang pasti, instansinya sudah bersiap diri agar begitu pekerjaan kembali dimulai mereka bisa langsung membantu. Kalau pun PT Istaka Karya tidak menempatkan pekerja, dia memastikan TNI akan tetap bekerja.

Skema tersebut, sambung Aidi, pernah dilaksanakan ketika pekerja dari PT Modern yang tengah melaksanakan pembangunan Jalan Trans Papua di Kabupaten Puncak diserang oleh kelompok bersenjata. Lantaran tidak ada pekerja PT Modern yang dikirim untuk melanjutkan pembangunan, prajurit TNI yang bekerja. Namun, proyek tetap berada di bawah koordinasi PT Modern.

”Mungkin sama juga seperti itu,” ujarnya.Berkaitan dengan operasi pencarian empat pekerja PT Istaka Karya yang masih dinyatakan hilang, Aidi menyebut, operasi itu bakal terus dilaksanakan. Bersamaan dengan operasi tersebut, TNI juga membagikan bantuan untuk masyarakat di Kabupaten Nduga.

”Masih akan kami kirim sembako ke sana,” terangnya. Serupa dengan para keluarga, aparat yang bertugas juga berharap besar empat pekerja itu masih hidup. Menurut Aidi, aparat kesulitan mencari empat pekerja tersebut lantaran besar kemungkinan mereka berpindah-pindah tempat. Sejauh ini hanya informasi dari masyarakat yang dimiliki oleh petugas.

”Titik empat orang itu yang diperkirakan dari keterangan yang dihimpun,” terangnya. Selama masih ada harapan, dia memastikan TNI akan terus berusaha sebaik mungkin untuk menemukan mereka.
Hal serupa disampaikan oleh Danrem 172/Praja Wira Yakthi Kolonel Infanteri Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar.

Pria yang biasa dipanggil Binsar itu menyebut, pencarian bakal dilaksanakan sampai empat pekerja ditemukan. ”Kami berharap di awal Januari ini sudah mulai lagi. Sambil nanti kami akan memberikan bantuan kemanusiaan bersama dengan tim bantuan kemanusian yang dibentuk oleh provinsi dan Kabupaten Nduga,” beber dia.

Binsar juga menyebut, beberapa titik yang diduga kuat merupakan lokasi hilangnya empat pekerja PT Istaka Karya bakal kembali didatangi oleh timnya. ”Titiknya kami sudah tahu.

Tinggal kami ke sana nanti,” jelasnya. Selama mereka belum melihat langsung kondisi empat pekerja tersebut, dia menegaskan bawah instansinya tetap mengganggap empat pekerja itu masih hilang atau belum bisa ditemukan.

 

(syn/ali)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.