Terungkap, Pembakar Mimbar Masjid Makassar Ternyata Pemakai Narkoba

Kapolres Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana (kiri) disampingi Kasat Reskrim, Kompol Jamal Fahtur Rakhman (kanan) saat rilis hasil penangkapan tersangka KB (dua kiri belakang) di kantor Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/9/2021). (ANTARA/Darwin Fatir.)

MAKASSAR — Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Umum (Kasat Reskrim) Polrestabes Makassar, Kompol Jamal Fathur Rakhman, memastikan tersangka pembakar mimbar Masjid Raya Makassar berinisial KB positif menggunakan narkotika.

“Tersangka sudah kami lakukan tes urine. Hasil tes urine bersangkutan memang positif narkotika. Selain itu, tersangka juga kita lakukan tes darah di Labfor terkait kandungan narkotika yang ada di dalam dirinya,” ujar Kompol Jamal menyampaikan perkembangan kasus tersebut di Makassar, Senin (27/9), dikutip dari Antara.

Bacaan Lainnya

Selain pemeriksaan urine dan darah tersangka, pihaknya juga memeriksakan kondisi psikologi di Polda Sulsel serta kejiwaan di Rumah Sakit Bayangkara. Hasilnya belum ada karena pemeriksaan masih sementara berjalan.

“Untuk perkembangannya selanjutnya akan kita sampaikan. Sampai sekarang tersangka masih tunggal inisial KB tersebut,” paparnya.

Ditanyakan apakah korban memang sering memakai narkoba, kata dia, dari pengakuannya, sejak 2015 sudah mengkonsumsi narkoba sampai sekarang.

Kendati demikian, pihaknya masih menyelidiki narkotika jenis apa yang dikonsumsi tersangka dan dari mana mendapatkan barang haram tersebut, termasuk apakah pernah ditangkap polisi.

“Kami sedang dalami (pernah ditangkap kasus narkoba) apakah bersangkutan pernah menjalani pidana terkait penyalahgunaan narkotika atau tidak. Aktifitas di masjid sudah normal. Dan saksi-saksi tiga orang sudah diambil keterangannya,” tutur Jamal.

Sebelumnya, Direktur Rumah Sakit Khusus Dadi (RSKD) Makassar, dokter Arman Bausat mengatakan, dari data diri tersangka KB yang telah dicocokkan bahwa bersangkutan pernah menjadi pasien di rumah sakit itu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.