Sebab itu, keluarga menolak keterangan polisi saat itu yang menyatakan Brigadir J tewas akibat baku tembak di rumah dinas Ferdy Sambo.
Kecurigaan keluarga pun menguat ketika harus memaksa polisi untuk membuka peti jenazah agar bisa melihat jenazah putra mereka. Dan benar saja, keluarga melihat bekas luka yang janggal.
Keluarga Brigadir J pun melayangkan laporan polisi atas dugaan pembunuhan dan meminta autopsi ulang yang mana dilakukan hari ini, Rabu 27 Juli 2022.
Polisi akhirnya menggandeng Komnas HAM menyelidiki dugaan pembunuhan berencana sebagaimana yang dilaporkan keluarga Brigadir J.(*)






