Untuk terwujudnya revolusi akhlak, kata Rizieq, semua komponen bangsa harus bersama-sama terlibat untuk berdialog dan membuka diri, tanpa saling menyalahkan. ’’Jadi untuk menuju ke arah ini kita harus buka pintu dialog, kita harus siap mengkritik dan kita juga harus siap dikritik, jangan merasa paling benar sendiri, paling suci sendiri, tidak ada yang maksum di antara kita, jika ini ada kelalaian, kita saling koreksi,’’ ucapnya. (*)
Rizieq : Revolusi Akhlak Tak Bermaksud Makar





