Menurut Ujang, masalah Arteria Dahlan tersebut tidak bisa anggap remeh. “PDIP jangan menganggap masalah ini remeh,” ingatnya.
Dosen di Universitas Al Azhar Indonesia ini menilai, sanksi yang diberikan PDIP kepada Arteria Dahlan juga terlalu ringan. “Dengan hanya menegur Arteria dengan pringatan tertulis, ini akan berbuntut panjang,” ungkapanya.
Karena itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu menyarankan Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri mengambil tindakan tegas. “Harus mengambil tindakan tegas ke Arteria Dahlan, hal itu akan membuat orang Sunda percaya kepada PDIP,” tutur Ujang. (ruh/fir/pojoksatu)






