JAKARTA — Pengusaha Rusia yang tinggal di Amerika Serikat, Alex Konanykhin, membuat sayembara menebas kepala Presiden Rusia Vladimir Putin.
Sayembara berhadiah terhadap Vladimir Putin itu dibuat melalui laman Facebook miliknya pada Selasa (1/2/2022). Hadiahnya pun tak main-main. Konanykhin siap memberikan satu juta dolas AS.
Jika dirupiahkan, hadiah itu mencapai Rp14,4 miliar. Dalam unggahannya itu, Konanykhin mamajang foto Putin bak buronan dengan tulisan: Wanted dead or alive. Vladimir Putin for mass murder.
“Saya berjanji akan membayar $1.000.000 kepada petugas yang mematuhi tugas konstitusional mereka, menangkap Putin sebagai kriminal perang di bawah hukum Rusia dan internasional,” tulis Konanykhin.
Konanykhin menyatakan bahwa Putin bukan Presiden Rusia karena ia berkuasa akibat operasi khusus dengan meledakkan bangunan apartemen di Rusia. “Lalu melanggar Konstitusi dengan menghilangkan pemilu bebas dan membunuh lawan-lawannya,” katanya.
Konanykhin yang merupakan warga dan etnis Rusia ini menyatakan, sikapnya itu didasari rasa empatinya kepada Ukraina. “Saya akan melanjutkan bantuan saya ke Ukraina dalam upaya heroiknya untuk menahan serangan Orda Putin,” tandas Konanykhin.
Berdasarkan penelusuran, unggahan itu sudah tidak ada lagi karena dihapus oleh Facebook. Ia kemudian mengunggah ulang sayembara penangkapan Putin hidup atau mati tanpa menggunakan foto.
“Facebook melarang posting saya; apakah menurut Anda itu keputusan yang tepat? Saya menghilangkan gambar karena itu adalah poster “mati atau hidup”,” tulisnya.






