Sementara dalam unggahan terbarunya, Konanykhin membantah dirinya membuat sayembara pembunuhan terhadap Putin. “Beberapa laporan menunjukkan bahwa saya berjanji untuk membayar pembunuhan Putin. Ini TIDAK benar,” tegasnya.
Ia menyadari bahwa unggahannya itu telah memantik reaksi keras dari seluruh dunia. Akan tetapi, ia meyakni bahwa Putin adalah sosok yang mempertanggungjawabkan perbuatannya di pengadilan. “Meskipun hasil seperti itu akan disorak oleh jutaan orang di seluruh dunia, saya percaya bahwa Putin harus diadili,” kata dia.
Pada foto profil akun Konanykhin, memperlihatkan dirinya mengenakan kaos biru gelap dengan gambar bendera Ukraina. (ruh/pojoksatu)






