Yaitu, mulai Sragen, Jawa Tengah, hingga tol fungsional di Nganjuk. Dia menyayangkan belum adanya SPBU di sepanjang ruas tol tersebut. ”Idealnya, kalau jalan sudah dioperasikan, harus ada SPBU-nya,” lanjut Jonan.
Sebagai antisipasi, Jonan meminta Pertamina menyiapkan penjualan BBM sementara di beberapa titik tol. Dengan cara demikian, kendaraan tidak sampai kehabisan BBM di jalan bebas hambatan tersebut.
Sesuai dengan hasil koordinasi, Pertamina diminta untuk menyiapkan kios BBM yang dilengkapi dengan mobil dispenser BBM. Ada pula mobil tangki BBM yang siap mem-back up kios-kios BBM sementara tersebut. ”Nanti juga ada 300 motor satgas BBM Ramadan-Idul Fitri,” urai Jonan.
Jonan menuturkan, kios BBM di sepanjang tol itu akan beroperasi lebih awal. Yaitu, mulai H-15 Lebaran hingga H+15 lebaran. ”Kami berharap, arus mudik dan balik Lebaran nanti lancar,” imbuh Jonan, lantas mengungkapkan bahwa SPBU yang menjual premium juga bertambah 571 unit dari sebelumnya yang hanya 1.500 unit.
Plt Dirut Pertamina Nicke Widyawati menambahkan, total terdapat 42 kios BBM sementara di wilayah Jamali. Puluhan kios itu berada di lokasi rest area. ”Kios BBM akan menjual semua jenis BBM,” kata perempuan berparas cantik itu.





