SUKABUMI — Bupati Sukabumi, Asep Japar, melepas secara resmi ratusan personel Yon Armed 13 Nanggala yang akan bertugas dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia di wilayah Kalimantan Barat.
Upacara pelepasan tradisi ini berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Yon Armed 13 Nanggala, Cikembar, pada Rabu (24/6).
Dalam sambutannya, Asep Japar menyampaikan rasa bangga yang mendalam, baik atas nama pribadi maupun Pemerintah Kabupaten Sukabumi, terhadap dedikasi para prajurit yang terpilih menjaga kedaulatan negara.
“Tugas pengamanan perbatasan ini bukan sekadar menjaga garis wilayah, melainkan menjaga kedaulatan negara, melindungi masyarakat perbatasan, serta menjadi representasi TNI AD di mata masyarakat,” ujar Asjap.
Ia juga menekankan agar para prajurit terus mengobarkan semangat Nanggala di tapal batas negeri. Menurutnya, indikator keberhasilan tugas tidak hanya diukur dari aspek militer, tetapi juga dari kemampuan menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah penugasan.
Pihaknya juga berpesan agar seluruh personel melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan profesionalisme tinggi, serta menjaga nama baik satuan di mana pun berada.
Komunikasi yang baik dengan masyarakat lokal, kepatuhan terhadap hukum, serta soliditas antar-prajurit menjadi poin utama yang ia garis bawahi.
“Jadilah satu tim yang kuat, saling mendukung, dan melindungi. Pemerintah bersama masyarakat Kabupaten Sukabumi akan selalu mendoakan agar para personel kembali dengan selamat serta membawa prestasi yang gemilang,” paparnya.
Di akhir amanatnya, Asep Japar juga memberikan suntikan moral kepada para keluarga prajurit yang ditinggalkan. Ia meminta para istri dan keluarga untuk terus memberikan dukungan doa, karena hal tersebut menjadi sumber kekuatan utama bagi suami dalam menjalankan tugas negara. (Den)






