Sementara itu terkait obat , Luhut mengakui bahwa dalam sebulan ini stoknya sedikit terkendala. Pasalnya, Biofarma hanya mampu memproduksi atau memenuhi 22 juta dosis dalam 1 bulan. “Tapi mulai bulan depan sudah bisa sampai 30-50 juta satu bulan,” imbuhnya.
Terlepas dari itu semua, kata Luhut, ia sangat menyadari betapa pentingnya upaya penangan yang optimal dilakukan di hulu. Sehingga segala upaya dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Dia beharap semua pihak mau ikut serta dan membantu pemerintah serta mengajak masyarakat untuk tetap taat protokol kesehatan. “Percayalah kita bikin yang terbaik, kita bisa lakukan. Pasti ada kurangnya tapi dengan masukan teman-teman sekalian saya sangat apresiasi sekali,” pungkasnya.






