Saat itulah ahli memastikan bahwa waktu racun masuk ke tubuh Munir saat berada di Singapura. Hal itu didapatkan dari prediksi waktu arsenik mulai bekerja. Serta jumlah arsenik yang terkandung di dalam darah Munir.
Akhirnya, Pollycarpus dihukum karena pembunuhan terhadap Munir, bukan lagi masalah pemalsuan dokumen. Dengan begitu, Arief merupakan bagian dari Satgas yang mampu menemukan bukti baru hingga bisa memberikan kemajuan berarti dalam kasus tersebut.
(far/idr)





