Hukum & KriminalNASIONAL

Lembaran Baru Kasus Munir

×

Lembaran Baru Kasus Munir

Sebarkan artikel ini

Arief diketahui menjadi salah satu penyidik dalam kasus Munir. Saat itu Kabareskrim dijabat Mantan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD).

BHD membuat satgas yang perkembangannya menemukan fakta baru dalam kasus tersebut, hingga bisa menjerat Pollycarpus tidak hanya karena administrasi. ”Ya, Arief pernah terlibat dalam menangani kasus ini,” tuturnya.

Bank bjb Tandamata

Informasi yang diterima Jawa Pos, sebelum satgas bentukan BHD dibentuk, penyelidikan kepolisian mengarah pada pemberian racun terjadi di pesawat.

Dengan begitu sejumlah pramugari dan pramugara menjadi tersangka dalam kasus itu. namun, karena alat bukti yang tidak kuat, Pollycarpus yang keberadaannya di pesawat hanya divonis beberapa bulan karena pemalsuan dokumen mengikuti pesawat Garuda.

Setelah satgas bentukan BHD itu bekerja dan Arief berada di dalamnya, fakta baru berupa pemberian racun di Singapura di sebuah Starbuck di bandara Changi. Ada sejumlah saksi yang menyebutkan bahwa Munir diajak oleh Pollycarpus untuk minum kopi di Starbuck tersebut.

Bahkan Satgas itu juga sempat mencari bukti dengan mendatangi Starbuck tersebut. Namun, ternyata Starbuck itu telah dibongkar alias pindah. Namun, hal tersebut tidak menghalangi langkah dari satgas, mereka mencoba mendalami dari ahli arsenik.