Taufan pun menangkap kesan bahwa saat itu Sambo sejatinya tengah menunjukkan jati dirinya. “Kira-kira sebagai bahasa isyarat, ‘lu nggak tahu siapa gua’. Gitu kali ya,” sebutnya.
Taufan kemudian menyinggung momen pertemuan dirinya dengan Ferdy Sambo saat menjalani rekonstruksi pembunuhan di Saguling dan Duren Tiga. Saat itu, Taufan mengungkap bahwa Sambo datang dengan sangat santai seperti tidak sedang menghadapi jeratan hukum yang sangat serius. “Nyantai saja dia. Jalan dengan gagah. Jumpa saya (menyapa). ‘Hai pak, apa kabar?’,” bebernya.
“Kayak nggak ada masalah. Dia kan dulu sering ke Komnas HAM kalau ada kasus,” sambung Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik. (Ade GP/pojoksatu)






