“Benar. Namun sadari juga bahwa tak semua vaksin isinya sama. Makin banyak referensi dan diskusi akan makin baik. Karena di akhir nanti, banyak dari kita memang benar-benar mesti divaksin karena tidak punya pilihan lain (sama konsepnya dgn retorika rasisme). Selain divasin untuk bisa survive dan kembali menafkahi keluarganya,” sebutnya.
Jerinx menyarankan vaksin yang disebutnya teraman saat ini yaitu Sinovac. “Dan ingat jangan buru-buru. Selalu konsul dulu dengan dokter kepercayaan anda. Manusia tidak semuanya bisa divaksin,” jelasnya.
BACA JUGA : Hadir di Sidang Tahunan MPR, Jokowi Pakai Baju Adat Baduy
Dia juga membantah dirinya dalam tekanan saat mengikuti vaksininasi Covid-19 di Polda Metro Jaya.
“Saya tidak anti vaksin. Saya anti otoritarianisme dan fasisme. Saya divaksin tidak ada yang maksa juga. Proses vaksinisasi saya lakukan dengan suka rela atas inisiatif sendiri. Sekali lagi saya bersumpah saya tidak ada dibayar/diendorse untuk ini. Yang lain ada yang berani bersumpah enggak?,” pungkasnya.






