NASIONAL

Harga Beras Nasional Belum Bisa Bersaing

×

Harga Beras Nasional Belum Bisa Bersaing

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama Bulog Budi Waseso

Sementara itu, harga beras dunia per tonnya di angka US$404 yang kalau dirupiahkan berada di kisaran Rp5.600-an perkilogran. “Kalaupun nanti musim panen raya, saya prediksi harga beras di tingkat petani sekitar Rp8 ribuan. Masih lebih tinggi,” ujarnya.

Andreas menyatakan, baiknya pemerintah tidak mengeluarkan ide yang tidak rasional lagi seperti ini. Bagaimanapun, mimpi mengekspor beras umum tidak mungkin tercapai dengan kondisi selama ini. Berbeda jika memang ingin mengekspor beras khusus, seperti beras organik.
“Sudahlah tidak mungkin. Itu saja,” tutup akademisi ini.

Bank bjb Tandamata

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, kegiatan ekspor harus berkelanjutan, tak cukup cuma sekali, apalagi jika dilakukan ke negara-negara ASEAN.

Oleh sebab itu, menurut Darmin, jika ekspor hanya dilakukan sekali, lebih baik tidak perlu dilakukan. “Apa susahnya kalau ngomong ekspor, ya kirim saja ke Filipina atau Malaysia, yang penting bisa ekspor. Tapi, kalau ekspor itu terus menerus, bukan cuma sekali peristiwa begini, sudahlah lupakan,” ujar Darmin di kantornya.

Darmin menambahkan, ketimbang memikirkan ekspor, lebih baik mengamankan pasokan dalam negeri sehingga harga beras stabil. “Sudahlah, yang penting kita jaga harga beras tidak naik, tidak perlu turun,” kata mantan Gubernur Bank Indonesia tersebut.

Dalam rapat di DPR kemarin, Direktur Utama Bulog Budi Waseso menyatakan, rencana ekspor tersebut dilakukan agar pihaknya tidak kesulitan untuk melakukan pengadaan beras dari dalam negeri.

Sebab, bila gudang penuh, pihaknya tidak bisa lagi menyerap gabah petani. “Masyarakat nggak usah takut gudang penuh dan nggak bisa serap. Kita tetap serap nanti kita kelola dengan ekspor,” kata Buwas.

 

(jpg)