NASIONAL

Harga Beras Nasional Belum Bisa Bersaing

×

Harga Beras Nasional Belum Bisa Bersaing

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama Bulog Budi Waseso

Dengan kondisi saat ini, jika ingin mengekspor beras, sebaiknya lebih untuk jenis-jenis beras khusus. Beras khusus dianggap akan lebih mudah bersaing di luar karena harganya yang tinggi.

Pasar Cipinang sendiri saat ini lebih menekankan ke pemenuhan kebutuhan dalam negeri. Arief mengklaim, saat ini stok di Cipinang mencapai 61 ribu ton. Dari jumlah tersebut, mayoritas diisi beras dengan kualitas medium up atau premium.

Bank bjb Tandamata

“Harganya Rp9.450 sampai Rp12 ribuan ke atas. Kalau yang medium, sekitar 16—18% dari total stok tersebut,” sebut Arief.

Diketahui, keinginan Bulog untuk mengekspor beras dianggap baru sekadar cita-cita yang mulia yang tak logis. Pasalnya, masih banyak hal yang perlu dibenahi guna bisa mencapai keinginan tersebut. Apalagi, harga beras saat ini jauh lebih mahal dibandingkan rata-rata harga beras dunia. Jika dipaksakan diekspor, beras Indoneai tidak akan mampu bersaing.

“Boleh saja ekspor, tapi rugi. Nanti biar kerugiannya ditanggung rakyat,” sindir Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas menanggapi keinginan Bulog untuk mengekspor beras.

Ia menjelaskan, saat ini harga beras di Indonesia di tingkat petani sudah mencapai Rp10 ribuan perkilogtan, dikarenakan harga gabah kering sudah menyentuh Rp5 ribu perkilogran ke atas.