D’Professor, Grup Musik yang Beranggota Para Guru Besar

AKADEMISI YANG NYENI: Dari kiri ke kanan (atas), Prof Jusak Nugraha, Prof Rubianto, Prof Sjamsu, Laksamana TNI (pur) dr Imam S. SpPD, dan Prof Hendi. Bawah ke kanan, Prof Istiati, Prof Widodo Ario, dan Prof Theresia Indah. (HANAA SEPTIANA/JAWA POS)

Berawal dari memiliki hobi bermusik yang sama, tujuh guru besar dan satu dokter spesialis berkumpul. Lantas membentuk sebuah grup band beraliran pop dan RnB.

HANAA SEPTIANA, Surabaya

Bacaan Lainnya

’’LEK ketemu konco-koncone, sing dipamerno mung putu-putune, dudu anak bojo, mobil lan omahe.” Penggalan lagu Pamer Putu itu merupakan single perdana band D’Professor.

Petikan gitar, tabuhan drum, dan alunan keyboard terdengar dalam lagu bergenre pop itu. Dalam waktu dekat, single berdurasi lima menit tersebut dirilis di kanal YouTube.

Band D’Professor dibentuk tepat pada Hari Dokter Nasional, 24 Oktober 2021. Yang berawal dari pertemuan dua profesor dalam sebuah agenda pengukuhan guru besar di Universitas Hang Tuah. Yakni, Prof Dr dr H Widodo Ario K SpTHTKL (K) dan Prof Dr drg Moh. Rubianto MS SpPerio. Keduanya saling bercerita dan mengenang masa lalu yang kerap bermusik di luar jam kuliah.

Dari obrolan itu, mereka ingin mengumpulkan para guru besar di Surabaya yang memiliki hobi bermusik, lalu membentuk sebuah band.

Seperti yang pernah dilakukan keduanya semasa kuliah. ’’Dulu kami bertiga, satunya Prof Doddy Soebadi SpB SpU,” kata Prof Rubi saat dihubungi Selasa (11/1).

Rencana itu pun terwujud dua minggu kemudian. Tujuh guru besar dan satu dokter spesialis bersedia menjadi personel D’Professor. Seluruhnya merupakan profesor, dosen, dan alumni Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga. Mereka saling melengkapi kebutuhan grup musik itu.

Yaitu, Prof Ario dan Prof Rubi menjadi gitaris, Prof dr Hendy Hendarto SpOG sebagai basis, dan Prof dr Jusak Nugraha MS SpPK sebagai keyboardist. Lalu, Prof dr Sjamsu Budiono SpM, Prof drg Istiati SpPMM, dan Prof drg Theresia Indah SpPMM menjadi vokalis. Serta, Laksamana TNI (pur) dr Imam Soewono SpPD FINASIM bertindak sebagai drumer.

Pembentukan grup band itu tidak hanya bertujuan menyalurkan hobi bermusik. Tapi juga menjadi ajang silaturahmi guru besar dan dosen melalui seni. Mereka juga ingin menjadi inspirasi anak muda masa kini. Yang tetap bisa menyeimbangkan ilmu pengetahuan, moral, dan seni dalam kehidupan serta selalu sehat dan semangat berkarya.

’’Kami ingin menunjukkan bahwa guru besar dan dosen itu juga berkesenian, tidak selalu kaku dan serius,” kata Prof Rubi.

Kedelapan anggota memulai debut dengan merilis lagu Pamer Putu. Single itu ditulis Prof Rubi yang terinspirasi kehidupan pribadi dirinya dan rekan-rekan personelnya. Sebab, mereka semua telah lanjut usia dan memiliki cucu. Liriknya juga ditulis dalam bahasa Jawa. Tujuannya, mengangkat kearifan lokal. Sebab, seluruh anggotanya berasal dari Surabaya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *