Corporate Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin, menegaskan pihaknya tidak terafiliasi dengan Israel.
Arif juga menyebutkan bahwa Palestinian BDS National Committee (BNC) tidak memasukkan nama Danone di dalam daftar sasaran boikot. “Dalam daftar itu, Danone lagi-lagi tidak masuk dalam target utama pemboikotan,” kata Arif, seperti dikutip Kompas (6/4).
Nahasnya, pembelaan Arif ini dimentahkan langsung oleh Gerakan BDS Indonesia. Teranyar, merespons pertanyaan publik, melalui akun X @GerakanBDS_ID, Gerakan BDS Indonesia kembali menegaskan keterkaitan Israel dengan perusahaan multinasional, Danone, pada Selasa 23 Juli 2024. “Danone memilikii nvestasi di Israel, silahkan boikot sebisanya.”
Dalam kesempatan berbeda, Ketua BDS Indonesia, Muhammad Syauqi Hafiz saat tampil sebagai salah satupembicara dalam webinar yang digagas Aqsa Working Group (AWG) mengatakan, gencarnya pembicaraan soal boikot produk terafiliasi Israel adalah keberhasilantersendiri.
“Penerimaan gerakan boikot pro Israel di tengah masyarakat merata dan meluas, dan Israel jelas tersakiti karena itu,” tegas Syauqi.(*)






