Direktur Eksekutif YKMI Ahmad Himawan mengajak masyarakat tetap mendukung erjuangan kemerdekaan Palestina. Tindakan itu bisa dimulai dari hal kecil, yakni menggunakan produk buatan lokal yang tidak terafiliasi dengan Israel.
“Ini bentuk tindakan nyata kita untuk menolak aksi pembantaian massal atau genosida yang terjadi di Gaza, Palestina. Sekaligus juga menjadi momentum untuk kita makin cinta dan bangga menggunakan produk lokal murni buatan Indonesia,” ujarnya.
Ahmad mengimbau aksi boikot produk terafiliasi Israel harus dilakukan secara massif sebagai gerakan sosial (civil society) jika ingin dampaknya efektif untuk menghentikan perang tersebut. Di samping itu, penyediaan barang substitusi atau pengganti harus disiapkan agar tidak mengganggu kebutuhan nasional, terutama masyarakat ekonomi menengah ke bawah.
“Boikot perlu barang substitusi, salah satunya mendorong produk lokal. Jangan sampai nanti mereka ubah merek, hanya ganti kemasan saja, tetapi isinya sama. Makanya gerakan ini akan lebih strategis dan bermakna jika negara hadir untuk mendukung gerakan boikot, sekaligus mendorong penguatan produk lokal asli buatan anak bangsa sendiri. Kami akan terus menyuarakan hal ini,” pungkas Ahmad.(*)






