“Jadwal yang sudah tertulis di kitab takdir Allah yaitu di Lauhul Mahfudz,” imbuhnya.
Dia mengutarakan, jika bisa bertukar posisi, sebagai orang tua akan siap menggantikan anaknya. “Seandainya kami bisa bertukar tempat. Seandainya. Pastilah itu yang setiap orang tua akan lakukan,” beber Ridwan Kamil.
Menurut Ridwan Kamil, logika manusia tidak akan sampai pada ketetapan takdir. Dia mengaku, saat ini sedang beradaptasi dengan ketetapan takdir tersebut.
“Saat ini kami sedang menggapai tali keimanan dan keikhlasan, agar bisa memandu kami beradaptasi terhadap takdir ini,” urai Ridwan Kamil. (*)






