Menurut dia, ada pihak yang menulis surat memohon bantuan kepada Walikota Cirebon atas nama Kantor Staf Presiden mencatut Ali Mochtar Ngabalin.
“Mencatut nama Bang Ali yang dipalsukan dengan isi surat, dengan administrasi yang sama sekali tidak kami kenal di Kantor Staf Presiden untuk meminta uang ke Wali Kota bantuan Rp 800 juta atas nama Ali Mochtar,” kata Ali kepada wartawan.
Ali Ngabalin menyebut bahwa dirinya tak mempunyai kewenangan mengeluarkan surat itu. Ali Ngabalin menegaskan bahwa isi surat itu bohong. (fajar)






