7 Jasad Korban Gempa Cianjur Belum Teridentifikasi, DVI : 124 Teridentifikasi

Tim evakuasi gabungan membongkar puing
Tim evakuasi gabungan membongkar puing-puing bangunan tiga tingkat di Kampung Lebak Pasar Desa Jambudipa Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang ambruk akibat gempa Senin lalu, Korban meninggal gempa Cianjur naik jadi 271 di hari ketiga-Foto: Raka Denny-Harian Disway-

CIANJUR — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri  mengatakan Sebanyak 124 korban gempa Cianjur meninggal di antaranya disebut sudah teridentifikasi. Saat ini  Polri menerima 131 kantong jenazah korban gempa Cianjur.

“Kami juga menerima satu kantong jenazah berisi body part atau bagian tubuh, sehingga total yang diterima itu 131 kantong jenazah,” ujar Kabid DVI Rodokpol Pusdokkes Polri Kombes drg Ahmad Fauzi saat konferensi pers Operasi DVI gempa bumi Cianjur di RSUD Sayang, Cianjur, Kamis 24 November 2022.

Bacaan Lainnya

Ahmad mengatakan, tim DVI Polri awalnya sudah mengidentifikasi 123 jenazah yang sudah diserahkan ke pihak keluarga masing-masing hingga Rabu 23 November 2022.

Selanjutnya, Ahmad menyebut ada satu jenazah menyusul sudah teridentifikasi pada hari ini. “Sedangkan pada Kamis ini, Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi lagi satu jenazah dengan nomor PM062022 Cianjur 117. Cocok dengan data antemortem nomor 63. Teridentifikasi sebagai Nining, wanita 64 tahun, dengan alamat Sarampad, RT 01/02, Kecamatan Cugenang, Cianjur. Teridentifikasi berdasarkan sidik jari dan catatan medis,” urai dia.

Ahmad menjelaskan, saat ini masih ada enam jenazah yang masih menunggu kelengkapan data antemortem. Selain itu, kata Ahmad, ada satu jenazah berbentuk body part masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut berupa tes DNA.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *