Warga Kota Sukabumi Diminta Waspada Cuaca Ekstrim

  • Whatsapp
BPBD-Kota-Sukabumi
Sejumlah petugas BPBD Kota Sukabumi saat menangani pohon tumbang

SUKABUMI — Memasuki musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, meminta warga mewaspadai dampak cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini.

Langkah ini, dilakukan untuk mencegah terjadinya korban jiwa maupun kerugian materil akibat bencana.

Bacaan Lainnya

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardani mengatakan, jika melihat dari data yang ada bencana akibat cuaca ekstrim saat ini mendominasi jumlah bencana yang terjadi di Kota Sukabumi.

Adapun pada tahun ini, berdasarkan sebaran dan frekuensi kejadian bencana per kecamatan, paling banyak ada di Gunungpuyuh sebanyak 31 kali, disusul Cikole dan Lembursitu sebanyak 24 kali.

Selanjutnya Warudoyong 21 kali, Citamiang 12 kali, Cibeureum 9 kali dan Baros 7 kali. “Karena itu, kami minta agar warga dapat meningkatkan kewadpadaan terhadap potensi bencana yang ada,” ujarnya.

Lanjut Imran, terjadinya cuaca ekstrem ini ditandai dengan perubahan cuaca yang awalnya panas terik namun beberapa saat kemudian turun hujan deras disertai angin kencang.

“Warga dan pemerintah di wilayah diminta waspada dan siaga menghadapi perubahan cuaca yang berpotensi menyebabkan bencana. Sehingga ketika terjadi bencana dapat dengan cepat melakukan penanganan di lokasi bencana,” ujarnya.

Menurutnya, semua kecamatan di Kota Sukabumi memiliki kerawanan bencana hampir sama. Namun, kerawanan bencana tertinggi berada di Gunungpuyuh mulai dari bencana longsor, banjir, cuaca ektrim dan potensi bencana alam lainnya.

“Memang di semua daerah memiliki potensi bencana serupa dan merata sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaannya,” paparnya.

Imran meminta, apabila terjadi bencana di daerah masyarakat agar segera melaporkan kepada pemerintah setempat agar bisa segera mendapat penanganan. “Kami minta masyarakat agar lebih peka terhadap potensi bencana di setiap daerahnya,” pungkasnya. (bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *