Selama lebih dari 100 hari menjabat, Ayep telah menerima banyak aspirasi warga. Tiga isu utama yang paling disorot masyarakat adalah persoalan kebersihan, pedagang kaki lima, dan pembenahan pasar.
“Insyaallah, tiga hal ini akan jadi fokus saya dua tahun ke depan. Kita harus buktikan bahwa pemimpin tidak sekedar janji, tapi aksi,” bebernya.
Tak hanya itu, ia juga menyebut aspirasi lain seperti perbaikan jalan lingkungan, air bersih, pemakaman, hingga pembangunan trotoar. Dalam waktu lima bulan, pemerintahan yang ia pimpin telah mencetak capaian positif, di antaranya peningkatan PAD lebih dari 50 persen dan pengakuan nasional sebagai kota toleran nomor satu di Jawa Barat dan peringkat enam nasional.
“Semua ini untuk membuktikan: pengorbanan pemimpin bukan wacana. Tapi kerja nyata,” pungkasnya. (bam/d)






