Dalam pemasaran, masih kata Olvy, Kemendag RI menyarankan agar para pelaku UMKM saat ini dapat memanfaatkan media sosial (Medsos).
“Kalau untuk eksport kami siap membantu jika produknya susah sesuai standarisasi mulai dari sertifikasi, kualitas produk dan masih banyak lagi yang lainnya yang harus di penuhi oleh para pelaku UMKM untuk bisa eksport,” imbuhnya.
Sementara itu, Plt Kepala Diskoperindagin Kota Sukabumi, Didin Syaripudin didampingi Kabid Koperasi dan UMKM, Sulaeman mengatakan, UMKM di Kota Sukabumi sudah mulai ada peningkatan dalam segi pengemasan produksinya.
“Ya, mereka sudah memperlihatkan pengemasannya lumayan bagus tapi baru di pasarkan di Sukabumi saja,” ucapnya.
Tidak menutup kemungkinan, sambung Didin, ke depan para pelaku UMKM ini bisa menyesuaikan dengan standarisasi yang ada sehingga bisa eksport ke luar negeri.
“Karena untuk bisa eksport ini, harus memenuhi persyaratan, kualitas pengemasan harus ditingkatkan dan produk yang dihasilkan harus bahan lokal sehingga tidak menggunakan banyak bahan pengawet,” pungkasnya. (bam)






