CIKOLE- Pemerintah Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, menggelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang). Hal ini, dilakukan guna menampung semua usulan masyarakat.
Lurah Subangjaya, Jumyati menjelaskan, pada Musrenbang kali ini terdapat sejumlah usulan murni dari masyarakat. Namun, hanya 10 ajuan yang disepakati untuk menjadi program prioritas pada 2025 mendatang.
“Dari 10 program prioritas ini yakni, lima kegiatan fisik dan lima non fisik yang nantinya bakal dikawal untuk kembali diusulkan pada Musrenbang tingkat kecamatan,” jelas Jumyati kepada Radar Sukabumi, Rabu (13/12).
Lanjut Jumyati, skala prioritas usulan fisik dari masyarakat yaitu, pembangunan gorong-gorong, pembangunan talud, normalisasi saluran gorong-gorong, pembangunan talud dan pembangunan perpustakaan.
“Adapun, program non fisik yakni, pelatihan peningkatan kades Posyandu, pelatihan relawan perpustakaan, pelatihan pengelolaan sampah, pelatihan tentang prilaku dan pergaulan remaja serta pelayihan administrasi RT dan RW,” bebernya.
Adapun, sambung Jumyati, anggatan yang diajukan untuk progam fisik sebesar Rp1,3 miliar lebih dan anggaran program non fisik sebesar Rp700 juta sehingga jika ditotalkan menjcapai Rp2 miliar. “Usulan ini nantinya akan kembali kami kawal pada Musrenbang tingkat kecamatan,” cetusnya.
Pihaknya berharap, dengan adanya Musrenbang ini semua pembangunan di Kelurahan Subangjaya dapat sesuai dengan yang diharapkan dan dibutuhkan warga. “Semoga semua usulan ini dapat disepakati dalam Musrenbang tingkat kecamatan hingga tingkat kota sehingga semua usulan warga bisa terealisasi,” tutupnya. (Bam)






