Sementara itu, sambung Zainal, guna mengantisipasi terjadinya lonjakan pengunjung di tempat wisata rencananya akan diterapkan sistem ganjil genap.
“Di tempat wisata kami juga menyediakan pos dan memberlakukan ganjil genap untuk menekan lalu lalang kendaraan dan juga kan ada pembatasan pengunjung,” paparnya.
Zainal tidak hentinya menghimbau, agar masyarakat tidak melakukan perayaan Nataru dan dapat menghindari setiap kerumunan untuk meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19.
“Keramaian termasuk perayaan tahun tetap tidak diperbolehkan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19,” pungkasnya. (bam)






