“ Alhamdulillah, walaupun ada yang kurang tapi secara umum sukses, Ini bukti masihnya banyak yang membutuhkan pekerjaan yang harus disalurkan. Sebagai antisipasi, tahun depan direncakan digelar dua kali, bulan April dan Agustus,” Iyan.
Dia mengaku, kegiatan Job Fair itu tidak hanya menarik minat masyarakat dari Kota dan Kabupaten Sukabumi, melainkan dari luar Sukabumi yakni Cianjur. Selama dua hari, para pencari kerja diprediksi mencapai 10 ribu orang. Tidak hanya itu sambung Iya, minat perusahaan pun cukup besar. Bahkan hingga menjelang sore hari H-1 masih ada perusahaan yang berminat ikut dalam bursa kerja tersebut.
Namun, keterbatasan tempat, tidak bisa dipenuhi. Mereka hanya bisa berpartisipasi dengan menempelkan selebaran penerimaan lapangan pekerjaan. “Ada yang kami sarankan agar pelamar mengantarkan langsung keperusahaan karena tidak tertampung di job fair. Ternyata lapangan pekerjaan itu cukup banyak hanya kurang informasi saja,” kata Iyan.
Iyan belum bisa memastikan jumlah pelamar yang diterima bekerja melalui bursa kerja tersebut. Pasalnya, perusahaan belum melaporkan lantaran masih dalam proses seleksi. Selain itu, penentuan diterima atau tidaknya mutlak kewenangannya ada para manajemen perusahaan. “Kami belum terima informasi. Tapi ada yang baru melakukan pendataan admisitrasi dan pekan depan baru ada keputusan,” ujarnya.
Namun, hingaa saat ini informasi yang diterima hanya jumlah pelamar pekerjaan di beberapa perusahaan, seperti BPJS Kesehatan buka lowongan pekerjaan 100 orang dengan jumlah pelamar mencapai 800 orang, Hotel Horison juga menerima sekitar 40 orang, yang melamar juga hampir 800 orang. (cr17/d)





