RADARSUKABUMI.com – Polres Sukabumi Kota ikut dilibatkan dalam program ketahanan pangan di tengah Pandemi Covid-19. Salah satunya dengan memotivasi para petani atau terlibat langsung dalam membangun zona ketahanan pangan di masing-masing wilayah.
” Seperti panen Sorgum ini, dilakukan oleh kelompok tani di Kecamatan Cibeureum yang menjadi binaan Polres Sukabumi Kota bersama Dinas Ketahan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi,” ujar Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni usai panen perdana Sorgum, di Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi, (11/6).
Diterangkannya, zona ketahanan pangan di setiap wilayah di Kota Sukabumi berbeda- beda. Seperti di Kecamatan Cibereum mengunggulkan tanam Sorgum dan ada juga di daerah lainnya seperti peternakan ikan dan menanam sayuran sistem hidroponik.
“Polres Sukabumi Kota juga melibatkan Babinkamtibmas yang eksis melakukan pembinaan kepada para kelompok tani di wilayah,” terangnya.
Sorgum sendiri sambung Sumarni, mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Di mana selain mudah cara menanam hingga memanennya, makanan konsumsi urutan ke lima setelah padi dan singkong ini sangat cepat dalam proses pemanenan atau dalam waktu tiga bulan sudah dapat dipanen.
Dari 23 ribu meter persegi baru seribu meter yang dipanen. Sorgum sendiri jika diolah dengan baik, dan dikemas dengan baik pula akan menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi,”ungkapnya.
Sementara itu,Walikota Sukabumi Achmad Fahmi menambahkan, Pemerintah Kota Sukabumi telah menetapkan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang tidak boleh berubah fungsi. Lahan pertanian, seperti ini harus dipertahankan.
“Pemda Kota Sukabumi juga, menciptakan lahan pangan lokal strategis lokasi. Dimana ada ciri khas, di masing masing lokasi dalam kerangka mengamankan ketahan pangan salah satunya sorgum ini,” katanya.
Hal ini, merupakan perwujudan Pemda Kota Sukabumi bersama TNI,Polri serta unsur masyarakat terlibat dalam menjaga ketahanan pangan dari kerawanan sosial.
Sorgum sendiri, memang belum cukup dikenal di masyarakat. ” Ada 15 olahan yang bahan dasarnya dari sorgum. Meski Sorgum saat ini dianggap asing warga masyarakat.
Tergantung kita mensosialisasikannya. Sorgum sangat layak dan menjadi bahan dasar alternatif selain padi,” pungkasnya. (Bal)






