CIKOLE– Dinas Perhubungan Kota Sukabumi memberikan pendidikan dan pelatihan kepada para sopir bus angkutan kota antar provinsi ( AKAP).
Kegiatan tersebut dalam upaya memberikan pemahaman kepada para sopir agar bisa melaksanakan pekerjaannya dengan baik.
“Kita ingin memberikan pemahaman kepada para sopir, bahwa pentingnya keselamatan penumpang saat berkendara,” ujar Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Kurnia Ramdhani kepada Radar Sukabumi, Senin (7/2).
Dijelaskan pria akrab disapa Danny bahwa kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi saat ini dikarenakan 80 persen faktor human eror atau kelalain dari sopir.
Untuk itu, dalam pelatihan ini mereka diberikan pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas.
“Analisa kecelakaan lalu lintas itu 80 persen akibat, kelalain, melebihi batas kecepatan, mengantuk dan menganggap sepele rambu lalu lintas. Kita ingin mereka lebih paham, supaya meminimalisir kecelakaan,” jelasnya.
Dikatakannya, pelatihan ini dilakukan selama 5 hari, yang diikuti oleh 30 orang sopir bus AKAP. Nanti sopir yang dinyatakan lulus dalam pelatihan ini diberikan sertifikast, sebagai bukti memiliki kompetensi untuk mengendari bus.
“Sebelum pelatihan, kita lakukan tes dulu, lalu kita berikan materi dan kemudian di tes kembali. Agar melihat pelatihan ini efektif atau tidak, nanti yang lulus kita berikan sertifikat,” katanya.
Pihaknya menekankan kepada para sopir pentingnya menjaga keselamatan para penumpang saat melakukan aktifitasnya. Karena keselamatan penumpang itu hal yang wajib mereka pahami. (bal)






