SUKABUMI — Sedikitnya 108 orang mendatangi Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Sukabumi Kota setiap harinya.
Kebanyakan warga yang datang untuk mengajukan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) baru. Namun, dari sekian banyak pemohon yang dapat lolos hanya beberapa orang saja.
Baur Sim Satlantas Polres Sukabumi Kota, Aiptu Asep Rahmat mengatakan, meski dimasa pandemi jumlah pemohon pembuatan SIM tidak mengalami penurunan.
Hal ini, terlihat dari jumlah pemohon yang datang setiap harinya mencapai ratusan.
“Ya, tidak oengaruh setiap hari selalu banyak yang memohon pemuatan baik SIM A maupun SIM C,” kata Asep kepada Radar Sukabumi, Senin (28/6).
Lanjut Asep, pemohon pembuatan SIM saat ini didominasi oleh pemula dan golongan SIM nya hanya C dan A. “Memang ada beberapa yang naik golongan dari A ke B1 namun hanya beberapa saja,” ucapnya.
Menurut Asep, dari sekian banyak yang mendaftar pembuatan SIM yang dapat lolos perharinya bisa dihitung dengan jari. “Paling banyak lima orang yang lolos perhari. Kebanyakan para pemohon gagal saat uji praktik,” paparnya.
Asep menambahkan, guna mencegah penyebaran Covid-19 maka dalam pembuatan SIM menerapkan protokol kesehatan (Prokes).
“Sebelum mendaftar, para pemohon terlebih dulu dilakukan cek suhu tubuh dan diharuskan mencuci tangan menggunakan handsanitezer,” pungkasnya. (bam/t)






