KOTA SUKABUMI

Masuk Rumah, Ular Piton Sempat Gegerkan Warga Kelurahan Cisarua

×

Masuk Rumah, Ular Piton Sempat Gegerkan Warga Kelurahan Cisarua

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI: Sejumlah petugas BPBD Kota Sukabumi saat melakukan evakuasi ular di rumah warga Cileles RT1/13, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kamis (30/1). 
EVAKUASI: Sejumlah petugas BPBD Kota Sukabumi saat melakukan evakuasi ular di rumah warga Cileles RT1/13, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kamis (30/1). 

SUKABUMI — Ular piton jenis Sanca Kembang sepanjang tiga meter masuk ke dalam rumah dan menggegerkan warga Cileles RT1/13, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kamis (30/1). 

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, hewan melata tersebut pertama kali ditemukan pemilik rumah Oki sekitar pukul 9.45 WIB. Sontak, hal itu membuat kaget hingga langsung meminta bantuan kepada warga sekitar dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi untuk dilakukan evakuasi.

Bank bjb Tandamata

“Setelah menerima laporan petugas langsung melakukan pengecekan sekaligus evakuasi. Saat tiba di lokasi, ular hendak masuk kamar namun petugas segera melakukan evakuasi,” ungkap Kalak BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik kepada wartawan, Kamis (30/1). 

Novian menjelaskan, evakuasi dilakukan langsung petugas yang sudah profesional sehingga dapat mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Alhamdulillah evakuasi dilakukan dengan lancar dan cepat. Ular piton jenis Sanca Kembang tersebut kemungkinan berasal dari daerah sekitar dan masuk ke rumah Oki secara tidak sengaja,” jelasnya.

Dirinya meminta, warga sekitar untuk tetap waspada terhadap keberadaan hewan liar di sekitar tempat tinggal, terutama ular piton yang dapat membahayakan jika tidak ditangani dengan benar. “Kami minta masyarakat untuk segera melaporkan apabila ada kejadian serupa agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” cetusnya.

Hingga saat ini, ular piton jenis Sanca Kembang tersebut telah berhasil dievakuasi dan tidak ada laporan mengenai korban atau kerusakan akibat keberadaan hewan tersebut. “Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk selalu waspada dan bertindak cepat dalam mengatasi situasi darurat,” tukasnya. (bam/d)