Walaupun limbah domestik mencemari sungai, namun DLH mengklaim, pencemaran di Kota Sukabumi masih tergolong rendah. Artinya, tingkat pencemarannya tidak terlalu parah. Namun demikian, jika terus dibiarkan tentunya bakal mengancam kesehatan masyarakat.
“Targetnya, tahun depan Satgas Sungai ini mulai berjalan. Karena, jika terus dibiarkan tanpa penyadaran dan penanganan bakal berbahaya bagi kesehatan. Seperti penyakit mencret dan lainnya,” ujarnya.
Tentang pencemaran lingkungan, tidak hanya merupakan tugas dari pemerintah. Melainkan, kepedulian dan keikutsertaan masyarakat dalam menjaga juga amat diperlukan.
“Tentunya masyarakat juga harus terlibat, terutama kesadarannya membuang limbahnya rumah tangga. Dengan sinergitas antara masyarakat dan pemerintah tentunya keasrian lingkungan pasti terus terjaga,” pungkasnya. (Cr15/t).





