Ia berharap, strategi ini dapat menciptakan lingkungan lapas yang lebih kondusif dan humanis. Dengan jumlah penghuni yang lebih proporsional, petugas dapat fokus memberikan pembinaan secara intensif, mulai dari pengembangan mental, keterampilan, hingga kesiapan reintegrasi sosial.
Budi menambahkan, Lapas Sukabumi saat ini menghadapi tantangan serius akibat lonjakan jumlah penghuni setiap tahun. Jika tidak ditangani, kondisi tersebut berpotensi menghambat program pembinaan dan memicu permasalahan baru. “Karena itu, relokasi ini menjadi langkah penting demi kelancaran pembinaan,” tutupnya.(bam/d)






