WARUDOYONG – Lapas Kelas IIB Sukabumi, berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan warga binaan dengan meluncurkan program Lapas Sukabumi Bersih Scabies (Lapsmi Berseka). Program ini, untuk mencegah penyebaran penyakit scabies.
Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Christo Toar menjelaskan, Lapas Sukabumi saat ini sedang menggelar penyuluhan mengenai program Lapsmi Berseka. “Program ini merupakan proyek aksi perubahan yang dirancang untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” kata Christo kepada Radar Sukabumi, Senin (11/9).
Penyuluhan ini, lanjut Christo, mencakup berbagai informasi, seperti penyebab dan faktor terjadinya penyakit scabies, cara pencegahan penularan penyakit, pengobatan hingga pencucian pakaian secara gratis. “Berharap program ini dapat menjadi panutan bagi lembaga pemasyarakatan lain dalam mengatasi penyakit scabies,” bebernya.
Dalam kesempatan ini, Christo juga memberikan pesan kepada warga binaan Lapas Sukabumi agar mengikuti program Lapsmi Berseka dengan serius.
Tak hanya itu, warga binaan juga perlu meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat guna mencegah penyebaran scabies. “Dengan mengikuti program ini, dapat menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat bagi semua warga binaan,” bebernya.
Christo berharap, melalui program Lapsmi Berseka, Lapas Sukabumi dapat memberikan pelayanan kesehatan yang prima kepada warga binaan. “Program ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi untuk mengatasi scabies, tetapi juga sebagai langkah awal dalam menciptakan lingkungan Lapas yang lebih bersih dan sehat,” pungkasnya. (bam)






