WARUDOYONG – Gudang penyimpanan telur atau endog di sebuah minimarket Jalan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi dilalap si jago merah, kamis(15/3).Pantauan Radar Sukabumi, kepulan asap tebal keluar dari salah satu ruangan di minimarket tersebut.Kebakaran terjadi sekitar jam 09.10 WIB. Ketika itu, ada dua pekerja dan beberapa pembeli yang berada di lokasi. Beruntung belasan petugas pemadam kebakaran (Damkar) berhasil menemukan titik api yang diduga gara-gara korsleting listrik.
Salah seorang warga di sekitar minimarket Budi (46) mengungkapkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh pembeli yang mengeluhkan bau asap di minimarket tersebut. Pegawai minimarket langsung ke luar dan meminta tolong kepada warga sekitar. Setelah itu warga mencoba membantu memadamkan kobaran api.”Takut kebakaran makin besar, maka kami menghubungi pemadam kebakaran,”kata Budi kepada Radar Sukabumi.
Sebelum pemadam kebakaran tiba di lokasi kebakaran, warga sekitar berdatangan membawa ember berisi air dan diduga titik apinya di sekitar rak penyimpanan telur.”Kami warga di sini jelas berupaya biar bisa terkendali, karena dikhawatirkan api semakin membesar dan merembet ke rumah warga lainnya,”ujarnya.Sementara itu, Kepala Damkar Kota Sukabumi Hendar Iskandar menyebut sumber api berasal dari lantai satu bangunan minimarket.
“Api ternyata berasal dari hubungan arus pendek listrik yang menyambar tempat penyimpanan telur di lantai satu tepatnya di bawah tangga,”beber Hendar.Sebelumnya, warga sempat mengira ada titik api di lantai dua bangunan minimarket. Lantaran asap tebal sempat keluar dari ruangan. Namun hasil pengecekan petugas damkar, ternyata tidak ditemukan titik api di lantai dua. Jika di lantai dua petugas hanya menemukan gumpalan asap pembakaran yang menumpuk di area gudang penyimpanan, akibat adanya api di lantai satu.
Petugas naik ke lantai dua menggunakan masker pengaman dan membuka akses ventilasi udara di lantai dua.”Disana tidak ditemukan titik api, hanya ada asap karena kebakaran di lantai satu,”tegasnya.
Hendar menjelaskan, jika kotak pembungkus telur memang terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Akibat peristiwa itu ratusan butir telur hangus dilalap si jago merah.”Jumlah kerugian belum bisa diketahui,”imbuhnya.
Pihaknya menurunkan empat unit kendaraan pemadam dan belasan petugas.”Titik api keburu diketahui, alhamdulillah tidak sampai membesar,”pungkasnya.(Cr16/t)



