Emak-emak di Sukabumi Menjerit, Harga Daging dan Telur Ayam Terbang

Pedagang-Daging-Ayam-Kota Sukabumi
Salah seorang pedagang saat berjualan di salah satu pasar Kota Sukabumi

SUKABUMI — Sejumlah ibu rumah tangga (IRT) di Kota Sukabumi, mengeluhkan kenaikan harga daging ayam broiler dan telur, Senin (6/6).

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, sebelumnya daging ayam di jual hanya seharga Rp33 ribu dan saat ini naik menjadi Rp40 ribu per kilogram. Sementara, harga telur ayam dari Rp22 ribu saat ini menjadi Rp30 ribu per kilogram.

Bacaan Lainnya

“Saya kaget ketika hari ini belanja daging ayam, harganya udah naik lagi. Belum lagi harga telur ayam yang ikut naik,” kata salah seorang IRT, Rika Rachim (36) warga Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong ketika ditemui wartawan disalah satu lapak daging ayam, Jalan Koleberes, Senin (6/6).

Naiknya harga telur dan daging ayam tersebut, membuat Rika harus mengurangi jumlah pembelian yang biasanya membeli tiga kilo sekarang hanya membeli satu smapai dua kilo. “Biasnaya kalau belanja saya membeli tiga sampai lima kili. Karena harganya naik sehingga mengurangi jumlah pembelian,” ujarnya.

Hal sedana di ungkapkan pembeli lainnya, Neni (40) kenaikan harga tersebut membuat para pembeli harus mengurangi jumlah pembelian.

“Kenaikannya sudah berlangsung hampir satu minggu. Dan tentunya ini memberatkan bagi pembeli apalagi yang ekonominya menengah ke bawah,” bebernya.

Sementara itu, salah seorang pedagang daging ayam, Dedi (29) mengatakan, kenaikan harga tersebut sudah terjadi sejak satu minggu terakhir. Hal itu, terjadi akibat jumlah pasokan mengalami penurunan sementara permintaan meningkat.

“Hal ini berdampak terhadap perubahan harga. Banyak pembeli juga yang keberatan sehingga mengurangi jumlah pembeliannya,” singkatnya.

Kasi Pengawasan Barang Diskumindag Kota Sukabumi, Moh Rifki menjelaskan, dari hasil pengecekan lapangan kenaikan harga daging ayam dan telur ini terjadi sudah sekitar satu minggu karena saat ini pasokan barang sedikit berkurang.

“Ya, hasil penegecekan memang mengalami peningkatan. Hal itu, terjadi karena pasokannya berkurang sedangkan jumlah permintaan meningkat sehingga berdampak terhadap peningkatan jarga,” jelasnya.

Tak hanya itu, harga Bapokting lajnnya yang saat ini mengalami perubahan harga yakni, daging ayam broiler naik dari Rp.38.000 jadi Rp.40.000, Cabai besar TW naik dari Rp.65.000 jadi Rp.72.000, Cabai merah besar lokal naik dari Rp.65.000 jadi Rp.80.000, Cabai keriting merah naik dari Rp.60.000 jadi Rp.65.000, Cabai keriting hijau naik dari Rp.24.000 jadi Rp.28.000, Cabai rawit merah naik dari Rp.70.000 jadi Rp.80.000 dan Cabai rawit hijau naik dari Rp.58.000 jadi Rp.68.000 perkilogram.

“Selain itu, Bawang merah naik dari Rp.42.000 jadi Rp.44.000, Tomat naik dari Rp.12.000 jadi Rp.15.000 dan Kol naik dari Rp.10.000 jadi Rp.12.000 perkilogram,” pungkasnya. (bam)

Pedagang-Daging-Ayam-Kota Sukabumi
Salah seorang pedagang saat berjualan di salah satu pasar Kota Sukabumi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan