KOTA SUKABUMI

Diskumindag Kota Sukabumi Latih Wirausaha Baru Kuasai Public Speaking hingga Live Selling

×

Diskumindag Kota Sukabumi Latih Wirausaha Baru Kuasai Public Speaking hingga Live Selling

Sebarkan artikel ini
Diskumindag Kota Sukabumi
Sejumlah wirausaha baru saat memgikuti pelatihan yang digalar Diskumindag Kota Sukabumi, Selasa (18/11).

SUKABUMI — Upaya memperkuat ekosistem wirausaha di Kota Sukabumi kembali digencarkan. Kali ini, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) menggelar pelatihan vokasi pengolahan pangan, public speaking, hingga live selling untuk angkatan keempat pelaku wirausaha baru.

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana mengatakan, kunci wirausaha masa kini bukan hanya keterampilan produksi, tetapi juga pola pikir yang tepat dan keberanian beradaptasi. Menurutnya, pelaku usaha harus mampu merencanakan, melaksanakan, sekaligus memperluas usahanya dengan visi yang jelas. “Mindset yang positif dan berani mengambil risiko itu penting. Selain itu, kreativitas harus terus dikembangkan,” kata Bobby kepada wartawan, Selasa (8/11).

Bank bjb Tandamata

Ia menegaskan, kemampuan public speaking kini menjadi salah satu modal utama bagi pebisnis, terutama dalam memasarkan produk melalui platform digital. Dengan persaingan yang makin ketat, penyampaian pesan yang meyakinkan menjadi faktor penentu. “Bagaimana orang bisa tertarik dengan produk, itu membutuhkan public speaking yang menarik dan meyakinkan. Dan kemampuan itu harus dimiliki peserta pelatihan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Diskumindag Kota Sukabumi, Olga Pragosta, menjelaskan bahwa kegiatan berlangsung selama tiga hari dengan peserta sebanyak 30 orang. Pelatihan dirancang bukan hanya untuk memberikan skill teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri para pelaku usaha agar mampu tampil dan bersaing di dunia digital. “Kita latih para peserta agar memiliki public speaking yang bagus dan berani tampil berjualan secara online. Di hari ketiga mereka akan kita ajak praktik live selling,” ujarnya.

Olga menambahkan, pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru dari sektor usaha mikro dan rumahan. Dengan meningkatnya kemampuan para pelaku usaha dalam berinteraksi dan menjual secara digital, diharapkan produk UMKM Sukabumi semakin dikenal luas. “Melalui pelatihan ini, Diskumindag menargetkan wirausaha baru tidak hanya mampu memproduksi barang yang layak jual, tetapi juga memahami cara berkomunikasi dan memasarkan produk secara efektif di era digital,” bebernya.

Bobby berharap, keterampilan yang diperoleh para peserta dapat menjadi pijakan awal dalam membangun usaha yang tahan banting dan adaptif. Pemerintah, lanjutnya, akan terus mendorong program yang relevan dengan tren pemasaran modern agar wirausaha lokal memiliki daya saing lebih kuat. “Dengan bekal tersebut, para peserta kini ditantang untuk membuktikan kreativitasnya dan memaksimalkan peluang pasar, terutama melalui penjualan daring yang terus berkembang,” pungkasnya. (Bam)