“Ya, memang banyak orang yang tidak bertanggungjawab membuang sampah sembarangan sehingga saluran air yang diameternya tidak terlalu lebar itu tersumbat. Otomatis, kalau turun hujan air meluap,” imbuhnya.
Hal senada dilontarkan warga lainnya, Aep (38) yang mengeluhkan kondisi tersebut karena hingga dainase tersebut belum ada perbaikan.
“Warga sudah menyampaikannya kepada pemerintah terkait tetapi sampai sekarang belum ada realisasinya. Sehingga, banjir sudah menjadi langganan warga di sini,” cetusnya.
Demi kenyamanan dan keamanan, Aep berharap, pemerintah bisa cepat merespon keluhan warga dengan segera memperbaiki saluran drainase tersebut.
“Diameter drainase ini kan cukup sempit sehingga tidak mampu menampung air ketika turun hujan. Sebab itu, kami harap pemerintah bisa segera turun tangan untuk segera membenahinya. Jangan sampai terkesan ada pembiaran,” pungkasnya. (bam/t)




